Jarmo mengenang masa lalunya—kehidupannya yang menyedihkan di panti asuhan serta kerja kerasnya yang gigih dan penuh tekad setelah diasuh oleh ayah angkatnya. Namun, meski demikian, Julius selalu selangkah lebih maju darinya. Tak lama kemudian, rasa kagum Jarmo terhadap Julius pun mulai berubah… Sementara itu, Elsa mengadakan bazar penggalangan dana di panti asuhan tersebut.
